Showing posts with label Level7. Show all posts
Showing posts with label Level7. Show all posts

9/9/17

Aliran Rasa Level 7 Bintang Keluarga

Bismillahirrahmanirrahim...

Alhamdulillah Tantangan 10 Hari kemarin tentang Semua Anak Adalah Bintang Keluarga berhasil diselesaikan setelah level keenam yang tidak sempurna kami kerjakan. Selama 10 hari itu pula banyak pelajaran bagi ummi pribadi tentang keistimewaan setiap anak yang harus terus diasah. Fikriy (4 th) misalnya yang kuat di audio visual ternyata memiliki kemudahan dengan gaya belajar yang sesuai dengan kekuatannya. Murojaah menjadi lebih mudah ketika dibantu dengan perangkat audio dan visual. Namun ketika saya mencoba dengan gaya belajar yang berbeda, terasa ada kendala dalam mencerna hal yang sedang dipelajari. Selain itu, saya dapati pula kalau Fikriy yang memiliki perhatian lebih ke hal-hal yang bersifat mendetail, memiliki perasaan yang lebih sensitif dan cepat tanggap. Pernah suatu hari, melihat umminya yang kelelahan dan terduduk di sofa ruang keluarga, dia berinisatif mengambilkan air minum untuk saya. Bagaimana tidak terharu melihat perhatian yang diberikan oleh anak seusia itu.
Begitu juga dengan adiknya Mahira 2 th, yang lebih cenderung ke kinestetik dan audio, lebih sering bergerak dengan lincah dalam melakukan aktivitas yang disukainya. Ia juga memiliki sifat petualang dengan keberanian dan kesukaannya mengeksplorasi berbagai hal baru.

Maka tugas ummi menjadi semakin terbentang luas, terutama dalam mengasah Discovering Ability masing-masing anak agar mereka menjadi ummat muslim yang memiliki hubungan personal, hubungan dengan Sang Pencipta Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan mampu menjaga diri seiring dengan zaman yang akan mereka jalani di masa mendatang. Pesan dari Ibu Septi agar minat anak-anak dilatih hingga berusia 14 tahun supaya kita mengetahui mana hal-hal yang benar menarik minat dan mengetahui bakat mereka, menjadi salah satu pesan yang mengena pada diri saya. Seiring dengan perjalanan yang akan kami tempuh, ummi hanya bisa berdoa agar ketika mereka mengenal dan menyukai sesuatu hal yang bermanfaat nanti, mereka akan mengerjakannya dengan penuh niat semata-mata mencari ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Jagakarsa,
September 2017

9/3/17

Review Tantangan 10 hari Sesi #7

Aslm wr wb teman2....
semangat pagi....

_Review Tantangan 10 hari Sesi #7_

_Kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional_

*DISCOVERING ABILITY*

Tantangan 10 hari yang sudah bunda lakukan di game level #7, kali ini berjaitan dengan "Discovering Ability".

Dua kata dalam bahasa inggris di atas, apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi panjang yaitu, kemampuan daya jelajah para orangtua dan guru selaku pendidik anak-anak untuk menemukan harta karun potensi-potensi yang ada dalam diri anak-anak.

Ada empat ranah yang sudah dilakukan oleh para Ibu Profesional di kelas bunda sayang ini  untuk melakukan proses pencarian potensi kecerdasan anak yaitu :

a. *Ranah intrapersonal (Konsep Diri)*

b. *Ranah Interpersonal (Hubungan dengan sesama)*

c. *Ranah Change Factor (Hubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan perubahan)*

d. *Ranah spiritual : (Hubungan dengan Sang PenciptaNya)*

Mari kita bahas satu persatu

1⃣ *Ranah Intrapersonal : KONSEP DIRI ANAK*

Konsep diri pada anak adalah suatu persepsi tentang diri dan kemampuan anak yang merupakan suatu kenyataan bagaimana mereka memandang dan menilai diri mereka sendiri .

Hal ini  berpengaruh pada sikap yang mereka tampilkan.

Konsep diri anak terbentuk melalui perasaan anak tentang dirinya sendiri sebagai hasil dari :

a.Interaksi dan pengalaman dengan lingkungan terdekat

b.Kualitas hubungan yang signifikan dengan orangtua dan keluarga terdekat

c.Atribut yang diberikan lingkungan terhadap dirinya.

Langkah-langlah yang wajib dikenalkan oleh orangtua dalam rangka proses mengenal konsep diri anak adalah sbb:

a. *Mengenal Allah dan ciptaanNya*

Anak yang makin mengenal dirinya pasti akan makin mengenal siapa penciptaNya

b. *Dilatih untuk membaca diri*

Dua fase penting dalam hidup  anak kita adalah ketika mereka  dilahirkan dan ketika mereka  menemukan jawaban mengapa mereka dilahirkan. Maka bantu anak-anak untuk meyakinkan dirinya sebagai ciptaan Allah yang terindah dan khalifah di muka bumi ini.

c. *Dilatih untuk membaca alam*

Anak-anak dilatih untuk memahami mengapa mereka ditempatkan Allah di alam dimana mereka tinggal saat ini. Memahami kearifan lokal dimana mereka dibesarkan.

d. *Dilatih membaca jaman*

Anak-anak bukanlah milik kita, mereka adalah milik jamannya. maka didiklah anak-anak kita sesuai jamannya. Mereka akan belajar mengapa mereka dilahirkan di jaman seperti ini dan tantangan jaman apa saja yang harus mereka hadapi.

Bantu anak-anak untuk mempersiapkan dirinya sehingga percaya diri menghadapi jamannya.

e. *Membaca Kehendak Allah*

Anak-anak yang sudah diilatihkan segala macam konsep diri dengan metode Iqra' seperti yang sudah dijelaskan di atas (membaca diri, membaca alam, membaca jaman) maka akan menjadi orang yang ikhlas dengan segala kehendak Allah padanya.  

Cara memahami konsep diri di atas akan menguatkan anak di ranah

*IMAN Dan AKHLAK*

Dua hal inilah yang perlu dikuatkan ke anak-anak di ranah konsep diri.

2⃣  *Ranah Interpersonal: HUBUNGAN DENGAN SESAMA*

Setelah anak memahami konsep dirinya dengan baik, saatnya mereka kita latih untuk menguatkan kecerdasan interpersonalnya (hubungan dengan sesama) lewat konsep diri yang sudah didapatkannya dengan menguatkan IMAN dan AKHLAK.

Dengan demikian diharapkan ketika berinteraksi dengan orang lain anak tetap kuat imannya, makin baik akhlaknya, makin mengenal jati dirinya dan tidak mudah terpengaruh.  

Dua fase penting dalam hidup seseorang adalah ketika bertemu dengan jodohnya ( jodoh ini bisa pasangan hidup, bisa partner kerja, bisa tetangga, bisa pekerjaan, bisa komunitas dll) dan fase di saat kita menemukan jawaban mengapa kita dipertemukan.  

Kecerdasan hubungan dengan sesama ini menjadi hal yang sangat penting bagi anak, karena akan menguatkan peran hidupnya dalam menjaga amanah berikutnya, yaitu amanahnya sebagai khalifah di muka bumi ini. 

Ketika sudah masuk usia aqil baligh mau tidak mau anak  harus berhubungan dengan orang lain, minimal jodoh hidupnya dan keluarganya. 

Dua senjata utama yang perlu dilatihkan ke anak-anak untuk meningkatkan kecerdasan hubungan dengan sesama adalah

*ADAB dan BICARA*

ADAB  akan membuka tabir ilmu yang tertutup, BICARA akan memudahkan seseorang untuk menyampaikan ilmu yang dimilikinya.

 Untuk itu anak-anak perlu :

a. Belajar berbagai ADAB dalam hidup ini, agar bisa diterima  oleh lingkungan dimana mereka akan ditempatkan.

b Belajar mengkomunikasikan semua gagasan dan ilmunya dalam berbagai cara.

 

3⃣  *Ranah Perubahan: FAKTOR PERUBAHAN*

Sebagai Khalifah di muka bumi ini, salah satu tugas anak-anak ketika aqil baligh nanti adalah membawa perubahan ke arah yang lebih baik terhadap apa yang dipimpinnya. Perubahan itu minimal adalah perubahan pada dirinya sendiri, karena sejatinya semua orang adalah pemimpin untuk dirinya sendiri.

Anak yang sudah paham konsep diri, memiliki kecerdasan berhubungan dengan sesama, akan selalu membandingkan dirinya hari ini dengan dirinya kemarin. Hal ini memicu perubahan pada dirinya sebelum melakukan perubahan pada orang lain.

Seseorang yang sudah bisa memimpin dirinya, membawa perubahan untuk dirinya akan bisa membawa perubahan untuk keluarganya. 

Seseorang yang bisa memimpin dirinya dan keluarganya, akan dengan mudah membawa perubahan untuk masyarakat/komunitas sekitarnya.

Dengan pola ini insya Allah kita bisa mengantarkan anak-anak menuju peran peradabannya, mampu memikul kewajiban baik secara individu maupun secara sosial.

4⃣  *Ranah Spiritual : HUBUNGAN dengan PENCIPTANYA*

Ketika anak-anak memahami peran peradabannya di muka bumi ini, maka mereka akan tumbuh menjadi individu yang meletakkan ranah spiritual sebagai yang utama dan pertama dalam kehidupannya. Mereka akan kembali ke fitrah sebagai makhluk spiritual, yaitu makhluk yang   pada dasarnya menerima siapa dirinya, mampu menjadi diri sendiri sesuai dengan peran hidup dari penciptaNya, dan mampu menyelaraskan dengan kebenaran yang hakiki.

Spiritualitas yang sesungguhnya adalah kemampuan setiap jiwa untuk hidup selaras dengan Sang Pencipta, hidup sesuai dengan kehendakNya.

 

Dari penjelasan di atas, Semakin yakin kita bahwa "discovering ability" yang dilakukan orangtua pada anak menjadi hal penting yang harus kita lakukan dalam membersamai anak-anak. Karena hal tersebut tidak hanya berpengaruh dalam peran hidup anak secara individu saja, melainkan sangat berpengaruh terhadap perubahan peradaban umat manusia di saat anak-anak kita aqil baligh dan menjalankan peran kekhalifahannya  di muka bumi ini.

 

_Salam Ibu Profesional_

/Tim Fasilitator Bunda Sayang/

📚 *Sumber Bacaan* :

_Howard Gardner, Multiple Intellegences, ISBN : 9789791208642, 2006_

_Septi Peni Wulandani,  Pola Pendidikan di Padepokan Margosari, makalah ilmiah, 2017_

8/30/17

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 10

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Ada kegiatan apa hari ini:
➡ Bermain sepeda di garasi
➡ Bermain pasir sand motion di garasi

Apa yang diamati:
↪Hari Idul Adha seperti biasanya kami sekeluarga bersilaturrahim ke rumah kung dan uti di Bandung dan selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu karena banyak sekali yang bisa dilakukan dan dinikmati anak-anak. Seperti biasanya, kung menjadi panitia idul adha di RW jadi kesibukan akan dimulai tengah hari ketika daging kiriman sudah datang hingga selesai biasanya menjelang isya ketika kepala hewan qurban dibersihkan di garasi rumah. Sehingga sejak pagi selepas shalat idul adha garasi mobil sudah dikosongkan agar nanti leluasa membersihkan daging.
Untuk anak-anak sendiri, garasi yang kosong menjadi surga tersendiri karena itu berarti mereka bebas beraktivitas fisik di area terbuka.
↪Ada 3 buah sepeda yang tersedia di rumah kung, sehingga masing-masing anak bisa bermain sepeda namun pada kenyataannya, karena 1 sepeda sudah agak rusak jadi yang tersedia dan layak dipakai hanya 2 sepeda. Beberapa kali dede mahira yang bungsu dan perempuan, harus mengalah karena mas2nya yang lebih besar tidak mau bergantian. Jadi dede lebih banyak menyibukkan diri sambil membantu ayahnya membakar sate di pemanggang arang. Sementara fikriy dan sepupunya seperti tidak kehabisan batre dan bersemangat sekali bermain sepeda, berputar-putar di garasi. Mereka sibuk memberi komando dan berpura-pura terjatuh dan kemudian bangkit lagi dari sepeda.
↪Terakhir setelah terlihat agak cape, fikriy dan sepupunya bermain sand motion alias pasir yang bisa dibentuk dengan beragam cetakan. Mereka menghabiskan waktu membuat cetakan pasir, kadang melempar sebagian pasir, kemudian melanjutkan lagi permainan pasirnya.
Yang ummi perhatikan, ketika bermain aktivitas motorik kasar, fikriy terutama menjadi sangat bersemangat dan tertawa sepanjang bermain. Mungkin karena energi yang tersalurkan dan biasanya akan lekas bobo siang / malam karena kecapean.

Peralatan:
☑ Sepeda
☑ Sand motion

8/29/17

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 9

Bismillahirrahmanirrahim

Hari ini ada kegiatan apa :
📝 bermain lompat karet

Apa yang diamati :
📋 Alhamdulillah kami tiba di Bandung hari ini untuk merayakan Idul Qurban bersama Kung dan Uti dan keluarga besar. Fikriy dan dede suka sekali setiap berlibur ke Bandung karena selain bertemu dengan sepupunya yang berusia sedikit lebih tua, ada banyak permainan yang mereka mainkan bersama-sama, tersedianya lapangan yang dipenuhi hewan Qurban dan banyak lagi sumber keriaan untuk anak-anak yang sangat suka bermain.
Nah, ummi pilih untuk menulis satu aktivitas saja yang dimainkan bersama-sama ya, supaya lebih fokus pada responnya. Di dalam box wadah mainan, ada karet gelang yang sudah disatukan hingga menjadi karet gelang yang panjang untuk bermain. Fikriy, dede dan sepupunya sangat menikmati bermain lompat karet yang sengaja ummi pasang di level rendah agar bisa dilompati dan tidak terlalu berbahaya kalau terjatuh.
Mereka bermain hampir setengah jam, sambil bergantian.
Yang ummi perhatikan, ketika bermain aktivitas motorik kasar, fikriy terutama menjadi sangat bersemangat dan tertawa sepanjang bermain.

Peralatan :
📎 karet gelang

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 8

Bismillahirrahmanirrahim..

Ada kegiatan apa hari ini :
📋 aktivitas motorik kasar :
✔ bermain lempar dan tangkap bola
✔ lomba lari dengan dede

Apa yang diamati :
✅Selepas shalat Isya berjamaah, alhamdulillah ayah sempat menemani anak-anak bermain sebentar di dalam rumah. Permainan dipilih sendiri oleh anak-anak, dan kebetulan ada bola-bola plastik yang sengaja disisakan di wadah menyimpan mainan, dan Fikriy berinisiatif mengambil dan mengajak adiknya bermain lempar bola.
✅Dengan jarak dekat, ayah berpura-pura sebagai kiper, melempar dan menangkap bola ke arah Fikriy. Ketika meleset dari tangkapan, ayah menyemangati Fikriy untuk fokus dan memungut bola tersebut. Aktivitas ini sangat menarik,seru, banjir keringat dan membuat Fikriy dan Dede semangat dan tertawa sepanjang bermain.
✅Setelah selesai bermain bola, mereka lantas mulai bermain berkejar-kejaran dari ruang tamu hingga dapur yang memang sengaja kami lowongkan dari perabotan. Fikriy berpura-pura mengejar dede dari belakang sambil berlari hingga berhasil berada di depannya.
Yang ummi perhatikan, ketika bermain aktivitas motorik kasar, fikriy terutama menjadi sangat bersemangat dan tertawa sepanjang bermain.

Peralatan :
📝 bola bola warna warni

8/27/17

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 7

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari ini ada kegiatan apa :
🎆 Hari ini ummi mengajak Fikriy dan Dede ke rumah om dan tantenya setelah kuliah rutin ahad. Sebenarnya ini permintaan Fikriy karena sudah lama tidak mengunjungi Om dan tantenya dan salah satu ikhtiar ummi dan ayah adalah mendekatkan anak-anak dengan keluarga agar menjaga silaturrahim dengan kerabat hingga besar nanti
🎆 Sejak semalam sebelumnya, ummi sudah sounding dulu bahwa fikriy dan Dede akan ditinggal seperti biasa jika ummi kuliah dari pagi jam 8 hingga Zuhur. Pagi-pagi ketika sudah bangun, ummi tawarkan mau mandi sebelum ummi berangkat atau nanti sama ayahnya setelah mengantarkan ummi. Mereka berdua kompak memilih mandi sama Ummi, tinggal sarapan yang ummi titip kan seperti biasa kepada ayah.
🎆 Ba'da Zuhur mereka semua menjemput ke lokasi ummi kuliah dan segera meluncur ke rumah om nya yang berjarak sekitar 10 menit dengan mobil.

Apa yang diamati :
📝 Permainan mengumpulkan boneka kayu dari yang berukuran kecil hingga besar.
Fikriy dan Dede suka sekali bermain boneka kayu aneka ukuran  ini, bentuknya bisa dibuka tutup (dua bagian boneka), bisa diputar seperti gasing, bisa dicocokkan antara bagian bawah dan atas sesuai dengan ukuran dan sebagainya.
Permainan ini juga bisa melatih matematika logis sederhana pada anak-anak. Setelah dipasangkan sesuai ukuran, fikriy ummi minta untuk menghitung. Dan bisa juga mengurutkan dari yang paling besar ke yang terkecil.
Jika sudah main ini dengan tantenya, mereka bisa melupakan ummi untuk beberapa saat hihi.

📝 Bermain mobil-mobilan dengan om.
Fikriy selalu ummi minta untuk membawa mainan setiap kali kami bepergian, baik ke tempat yang dekat maupun ke tempat yang jauh. Hal ini untuk antisipasi kebosanan dan jika tempat yang dituju tidak memiliki fasilitas bermain.
Nah, pada Day 1, fikriy mendapatkan 2 mobil die cast skala 1:32 miniatur Lamborghini dari om kembar nya satu lagi, dan ketika akan berkunjung ke rumah om kembarannya, fikriy memilih untuk membawa mobil-mobilannya yang ini.
Karena mungkin sama-sama lelaki, keduanya asik bermain mobil di ruang keluarga. Imajinasi fikriy berkembang ketika ia memainkan mobil-mobilannya, kadang dia menceritakan mobil-mobil nya sedang antri kena macet, kadang mobilnya dinaikkan ke truk trailer, dsb.
Terlihat sekali fikriy bisa fokus, menikmati setiap bermain mobil-mobilan atau alat transportasi lainnya

Peralatan  :
📎 Boneka kayu Rusia berukuran kecil hingga besar yang bisa dimasukkan menjadi 1 buah
📎 Mobil-mobilan yang dibawa dari rumah

8/26/17

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 6

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari ini ada kegiatan apa :
📋 Bermain melukis di lantai dengan crayon

Apa yang diamati :
📄 Sebelum tidur malam, awalnya dede mahira yang mengacak-acak box wadah crayon washable. Pertama-tama dede duduk di sebelah ummi dan mencoret-coret di kertas bekas yang selalu tersedia di laci ruang keluarga, namun lama-kelamaan dede turun dari pangkuan ummi dan duduk di lantai kemudian mulai menulis di nat ubin. Nat yang berwarna polos dalam sekejap menjadi beraneka warna, yang mungkin menjadi hal yang menakjubkan untuk dede yang terekspresikan dalam lompatan kecil setiap selesai mewarnai nat ubin.
📄 Fikriy yang kemudian tertarik, lantas ikut turun melantai dan mewarnai bersama dede. Mereka berdua asik sendiri bersama-sama, tertawa kecil, dan menghabiskan sisa malam sebelum tidur mencoret-coret sisa nat yang tersisa.
📄 Salah satu aktivitas yang merangsang motorik anak-anak ini, menjadi alternatif kegiatan yang menggembirakan mereka berdua padahal begitu sederhana dan terlihat biasa sekali. Namun ternyata, ketika ummi ikhlaskan nat ubin yang nanti harus dipel dengan bersih, aktivitas mewarnai ini bisa menarik perhatian dan fokus mereka.
📄 Pelan-pelan ummi akan coba tingkatkan menjadi aktivitas mewarnai di print out yang ada di buku activity. Jadi ngga kepikiran untuk ngepel lagi hihi.

Peralatan :
📎 crayon bekas warna-warni
📎 lantai ubin
📎 pel untuk menghapus bekas coretan

8/25/17

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 5

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari ini ada kegiatan apa :
✅Kegiatan murajaah Al Fatihah dan Al Ikhlas
✅Menghapal mulai ayat 1 surat An Naas.

Apa yang diamati :
📄 Khusus untuk Al Fatihah, alhamdulillahilladzi bini'matitatimushalihat, tidak pernah secara khusus saya ajarkan kepada Fikriy, namun yang saya perhatikan sejak bulan puasa lalu kebetulan ayahnya bisa pulang lebih cepat dari kantor jadi shalat Maghrib dan Isya bisa ikut ke mesjid bersama. Dengan gaya belajar fikriy yang cenderung audio dan visual, saya berpikir mungkin karena bacaan imam yang dijaharkan sehingga secara tidak langsung, mengajarkan anak saya surat al Fatihah sehingga tugas saya menjadi lebih ringan dalam murojaah. Masih suka kebalik dan terkadang melompat beberapa ayat, namun inshaallah semakin baik.

📄 Sementara surat Al Ikhlas saya mulai dengan menggunakan video USB al kauny setelah lebaran lalu. Untuk video nya, durasinya yang pendek cukup membantu rentang fokus dan konsentrasi fikriy. Jika tidak ketiduran, inshaallah setiap kesempatan ada, misalnya mau tidur malam, tidur siang, saya minta fikriy untuk murojaah bersama artinya yang saya jelaskan dengan metode isyarat di video.

📄 Terkadang, jika dalam 1 hari saya memintanya murojaah terlalu banyak, respon fikriy adalah menggumam "murojaah terus ummi..", hihihi. Jika sudah demikian, maka buru-buru saya hentikan agar tidak overload.

📄 Murojaah saya lakukan terkadang ketika sambil fikriy santai dan bermain, karena untuk memintanya duduk diam dan fokus 4 menit sesuai dengan usianya sekarang, masih sedikit sulit. Terlebih jika sudah ada tim hore alias adiknya yang ikutan heboh 😁

Peralatan :
✔ untuk murojaah tidak ada alat khusus
✔ untuk hafalan surat baru, menggunakan video USB al kauny

8/23/17

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 4

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari ini ada kegiatan apa:
Sebelum tidur siang, Fikriy dan Dede seperti biasa sibuk bermain apa saja yang ada di ruang keluarga sambil gegoleran.

Apa yang diamati:
- mereka berdua bermain puzzle awalnya, namun setelah tersusun oleh Fikriy, akhirnya diberantakin semuanya oleh adiknya. Entah bagaimana awalnya, namun tiba-tiba fikriy mengambil inisiatif untuk melakukan Role play menjadi ummi yang sedang memasak sesuatu. Bagian-bagian puzzle tersebut seolah-olah menjadi bahan masakan yang sedang diolah di kuali, dan fikriy pura-pura terkena panas dari wajannya plus ekspresi kepanasan yang mirip sekali seperti ummi ketika di dapur hehe. Beberapa kali juga fikriy minta ummi mengoreksi rasa apakah sudah sesuai atau belum dan meminta ummi makan setelah selesai dimasak.
- saking serunya mereka berdua bermain masak-masakan hingga sekitar setengah jam

Peralatan:
- puzzle
- sendok dan garpu pantai

8/20/17

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 2

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari ini ada kegiatan apa :
📝 Fikriy bermain Playdough bersama dede

Apa yang diamati :
📄 Pada acara birthday bash dede yang kedua di Jakarta (dan kami berhalangan hadir karena masih mudik), alhamdulillah dapat goodie bag dari panitia yang isinya beraneka macam. Salah satu isinya adalah 1 buah fun dough (Playdough). Dulu sebenarnya ummi pernah membuat homemade Playdough, 2x dibuatin tapi berakhir di tong sampah huhuhu, jadi karena khawatir mubazir soalnya dibuat dari bahan makanan, ummi belum pernah bikin lagi sampai akhirnya kemarin dapat fun dough gratis.
📄 Dede yang sedang membongkar isi goodie bag kemudian menemukan fun dough tersebut, dan dengan asik langsung bereksplorasi dengan tekstur dan harumnya. Oiya fun dough ini memiliki cetakan pada tutupnya, sehingga bisa dibentuk menjadi tiruan wortel yang ada pada tutupnya. Tak lama, fikriy pun yang sedang asik bermain mobil, tertarik dengan fun dough dede. Segera ummi bagi menjadi dua bagian, agar tidak saling rebut. Mereka menguleni dough tersebut, kemudian mencetak berkali-kali, membentuk menjadi aneka rupa sesuai imajinasi, dan kadang dede mencoba memasukkan ke dalam mulutnya karena disangka makanan hihihi.
📄 Mereka bermain cukup lama sampai akhirnya bosan sendiri dan mulai melemparkan dough ke lantai. Namun sebelum bosan, terlihat mereka berdua menikmati permainan yang bagus untuk stimulasi motoris halus bagi anak-anak.

Bahan :
📎 1 buah Playdough

8/19/17

T10H Level 7 Bintang Keluarga Day 1

Bismillahirrahmanirrahim...

Ada kegiatan apa hari ini :
🎆 Setiap bulan, ummi mengikuti akademi parenting Nabawiyah di depok yang berlangsung dari jam 7 pagi hingga jam 12 siang. Dan kebetulan yang jatuh di bulan ini, kelas ummi wajib didampingi ayah. Alhamdulillah kami berdua diberikan kemudahan untuk menjalani kuliah tersebut. Anak-anak kami titipkan pada om dan tantenya yang lokasi rumahnya berjarak 5 menit dengan motor. Mereka sudah dalam keadaan bersih dari mandi pagi-pagi (karena ummi berusaha sekali untuk mengurangi beban kerepotan tantenya yang sudah dititip anak-anak), kemudian sarapan pagi ummi bawakan bekal yang sudah dimasak pagi-pagi sebelum berangkat. Karena waktu yang tidak memungkinkan untuk menemani sarapan, jadi ummi meminta bantuan tantenya untuk menemani mereka makan pagi serta cemilan.
🎆 Fikriy ummi tugaskan untuk mendampingi dede bermain bersama di rumah tante nya selama ummi kuliah, dan mendapat pesan untuk tidak merepotkan tantenya.

Apa yang diamati :
📝 Kemandirian Fikriy mendampingi dede selama ummi dan ayah kuliah hari Sabtu 19 Agustus, di rumah tantenya.

📝 Menanyakan selepas kuliah, apakah fikriy senang bermain selama ditinggalkan dari pagi hingga Zuhur, bagaimana kesannya?

Peralatan :
📎 3 buah mainan mobil, 1 boneka untuk dede

Tantangan 10 Hari Level 7

*Tantangan 10 Hari*
*Level 7*

*Periode 17 Agustus - 2 September 2017*

⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
*_SEMUA ANAK ADALAH BINTANG_*
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐

Semua orangtua setuju bahwa anak-anak didesain dengan membawa keunikan tersendiri. Namun seiring berjalannya waktu kadang keyakinan orangtua atas kemampuan anaknya terdistraksi oleh lingkungan sekitar.

Yuk, sama-sama belajar menjadi orangtua yang istimewa dan menjadikan  rumah tempat anak-anak menjadi bintang.
Asah kemampuan menjelajah potensi anak-anak. Jelajahi 4 area kehidupannya:
🌟 Ranah hubungan intra personal (konsep diri)
🌟 Ranah hubungan inter personal (hubungan sesama)
🌟 Ranah hubungan dengan change factor (melek perubahan)
🌟 Ranah hubungan dengan Tuhan-nya (melek spiritual)

👪 Bagi anda yang sudah menikah dan mempunyai anak
📌 Amati aktivitas anak yang membuat matanya berbinar-binar dalam kehidupan sehari-hari.
📌 Temukan dan catat kekuatan anak-anak dalam aktivitas tersebut.
 📌Ajak ananda membuat proyek terkait kegiatan yang membuatnya berbinar.

👫 Bagi anda yang sudah menikah dan belum mempunyai anak
📌 Catat aktivitas yang membuat anda dan pasangan anda berbinar binar
📌 Ceritakan proses menemukan aktivitas tersebut serta proyek apa saja yang telah dan akan anda lakukan untuk mengasah aktivitas tersebut.
📌Temukan & catat kekuatan anda dan pasangan dalam aktivitas tersebut.

👩‍💼 Bagi anda yang belum menikah
📌Catat aktivitas yang membuat anda berbinar binar
📌 Ceritakan proses menemukan aktivitas tersebut serta proyek apa saja yang telah dan akan anda lakukan untuk mengasah aktivitas tersebut.
📌Temukan dan catat kekuatan anda dalam setiap aktivitas tersebut.
📌Tulislah rencana project selanjutnya

💻 Bagi anda yang menggunakan blog gunakan label:
✨ Semua anak adalah bintang
✨ IIP
✨ Bunda sayang

📋 Gunakan hashtag
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga